Ersyaputry's Blog

05/04/2010

Perceraian Bikin Wajah Terlihat Lebih Tua

Filed under: BerIta Na ErSya — ersyaputry @ 2:11 pm

Perceraian memang menyita pikiran dan membuat lelah baik psikis maupun fisik. Efeknya secara psikis pasti menyedihkan, dan pada fisik juga kurang baik. Hal ini berdasarkan dari penelitian yang dilakukan tim dari Case Western Reserve University di Cleveland, Amerika Serikat.

Hal itu diketahui dengan melihat 186 pasang kembar identik dan menemukan bukti sejauh mana faktor gaya hidup, bukan hanya genetika, juga mempengaruhi penuaan. Mereka menemukan pasangan bercerai rata-rata terlihat dua tahun lebih tua dari yang lajang, menikah atau saudaranya yang sudah janda atau duda, ketika dinilai oleh sebuah panel independen.

Stres adalah salah satu faktor yang paling umum, yang membuat anak kembar terlihat lebih tua cepat daripada saudara-saudara mereka. Hal ity berdasarkan temuan, yang diterbitkan dalam jurnal dari American Society of Plastic Surgeons, seperti VIVAnews kutip dari Telegraph, Minggu 4 April 2010.

Penelitian ini juga menemukan bahwa bagi wanita usia tertentu, meningkatnya berat badan bisa membuat mereka untuk terlihat lebih muda. Sedangkan, pada saudara kembar di bawah 40, dianggap terlihat lebih tua, jika saudaranya terlihat lebih langsing.

Menurut kepala peneliti, Dr Bahman Guyuron, wanita yang kembar identik “secara genetik diprogram untuk usia yang sama persis.” Dia merekomendasikan bahwa wanita yang ingin tetap tampak muda lagi harus menghindari stres dan kecemasan, untuk menipu jam biologis mereka.

“Faktor genetik seseorang awalnya mungkin mendikte bagaimana mereka usia. Tapi ada faktor lain seperti gaya hidup yang juga mempengaruhinya,” kata dr. Guyuron

Penelitian juga menemukan bahwa penggunaan obat antidepresan dapat menyebabkan seseorang terlihat “secara signifikan lebih tua. Mereka memperingatkan bahwa obat tersebut dapat mengendurkan otot wajah sehingga keriput terlihat jelas.

Sinar matahari, merokok dan minum alkohol juga membuat seseorang menjadi tampak lebih tua. Untuk mengatasi hal itu, terapi hormon pengganti (hormone replacement therapy), menurut studi bisa menjadi salah satu cara. Dr. Guyuron mengatakan bahwa temuan juga mendukung gagasan bahwa suntikan dermal “filler” bisa membantu mengembalikan volume kulit yang hilang dan meremajakan wajah.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: